07.00 dan 02.00 adalah waktu dimana kita melakukan kegiatan yang bisa buat bosen,capek,malees tapi seneng juga bisa dan satu hal'' semua yang kita lakukan akan kita rindukan di masa depan'' ya sekolah adalah pilihan paten kita dari anak anak sampe remaja
but! apa yang meneyenangkan dari sekolah,jika di satu sekolah terjadi diskriminasi kenjapa masalah intern suatu kelompok mempengaruhi kita untuk masuk kedalamnya(memaksa) kenapa orang'' itu tidak menyelesaikan masalahnya sendiri,kenapa harus kita yang mendapat hak sekolah harus terbebani dengan syndicate seperti itu''SO FUCK THAT'S SCHOOL''
hey kalian orang yang MEMANG berkuasa di semua gerbong kelas''apa kalian pikir kesenangan kalian sama seperti kesenangan orang lain?apa kalian merasa hebat jika kalian sudah masuk sindikat NEGATIV di sekolah?
apa orang tua kalian berharap kalian menjadi manusia yang mundur seperti itu?
kalian pintar basket,harus aku akui itu,tapi jika sekolah kita pun di blacklist apa guna kalaian?
kalian cuman seperti generasi sebelumnya,berpikiran gangster yang pada dasarnya gangster itu jenius,berpikiran kritis serta autentik,tapi kalian? apa keuntungan yang selama ini didapatkan oleh segerombolan remaja yang hanya mengusung ketidaktoleran antar manusia,kalian bukan gangster,kalian tidak pantas diberi nama itu,kalian tidak lebih dari anak yang ingin dihargai,tapi kalian bingung jadi kalian memilih kelompok tolol ini untuk meningkatkan eksistensi kalian di sekolah. sungguh memalukan!!
jika kalian masih tetap ingin memusuhi kelas kami?coba saja!!
seperi permainan remi bandar yang pintar akan sselalu untung dalam setiap perhitungan
jika kalian memang inginkan,kelas kami bandar dan kelas lain adalah musuh.coba kalahkan kami semampu kalian.apa kalian percaya diri seperi itu? merobohkan satu benteng kecil dan sederhana dan kalian bersekutu dengan armada yang labil ingin menggempur kami? bagi kami itu sebutan untuk pecundang
mari jika ingin bertempur kelas kami akan layani layaknya semut yang menantang gajah sewaktu suit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar